Andai Tahu Jatah Usia Kita

Sepertinya tak pantas ketika seorang anak yang masih timur ingin mengatakan tentang usia. Namun dorongan batin ini memaksa untuk menuliskannya dalam beberapa paragraf. Agar gejolak didalam dada terasa sedikit lebih lega. Sekali lagi tidak bermaksud untuk menggurui, karena Anda semua lebih mulia dan jauh lebih paham mengenai hal ini.

Ada satu pertanyaan besar yang ingin diajukan yaitu, "berapa kouta atau jatah usia kita dari Allah?" kalau kita bisa menjawabnya dengan angka pasti, tentunya kita dapat mempersiapkannya dengan berbagai hal dan terencana dalam menghadapi kematian. Misal, ada orang yang tahu persis tentang jatah usianya dan ternyata usianya masih sangat panjang, anggaplah 70 tahun dan usia saat ini baru menginjak 25 tahun. Bisa jadi orang ini akan bersantai-santai dan tidak pernah memikirkan kematian, atau dia menskenariokan ingin foya foya dan bermaksiat dulu, nanti menjelang kematian insaf. Tapi hal ini akan jauh berbeda misal ada orang yang tahu bahwa jatah usianya tersisa 4 bulan saja, pasti dia akan gelisah, sisah, sedih, gundah, tidak doyan makan dan rasa yang tercampuraduk dalam menghadapi kematian. Bisa jadi malam-malamnya tidak menjadi indah dan tidak bisa menikmati istirahatnya dengan baik.

Sungguh alangkah sedihnya kalau misal Allah memberi tahu kepada kita tentang usia yang diberikan. Alhamdulillah-nya Allah Maha Pengasih dan Penyayang, sehingga kita tidak diberi tahu mengenai usia. Kita bisa tidur nyenyak dan menikmati kehidupan. Namun Allah mengingatkan agar kita senantiasa mempersiapkannya dengan sebaik mungkin. Bisa jadi yang muda mati duluan, yang tua belakangan. Bisa jadi usai menuliskan ini saya dipanggil lebih dulu. Kita semua tidak tahu, katrna ini rahasia Allah.

Semoga kita semua senantiasa dalam pelukan Allah, agar dalam menghadapi pertemuan besar itu, kita diberikan kondisi terbaik nan suci. Dan selanjutnya bisa bersama dengan para kekasihNya dalam perjumpaan keabadian. Aamiin.

Ali Arifin
Surakarta, 23 April 2018

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel